DARI PERTEMUAN ILMIAH MENUJU JEJARING KOLABORASI INTERNASIONAL
Membangun Hubungan antara Pakar, Laboratorium, dan Pelaku Teknologi
Salah satu nilai penting dari International Symposium on Electron Microscopy 2026 adalah kesempatan membangun hubungan dengan para pakar dan pelaku teknologi dari berbagai negara. Di samping mengikuti presentasi ilmiah, peserta memiliki kesempatan berdiskusi secara langsung dalam suasana yang lebih informal.
Dokumentasi kegiatan memperlihatkan pertemuan dan percakapan antarpeserta di area hotel, termasuk diskusi kelompok kecil serta sesi wawancara. Interaksi tersebut menjadi bagian penting dari pengembangan jejaring ilmiah dan industri. Dalam kegiatan ini, TENDER INDONESIA dan Forum Sinergi Inovasi Industri (FSII) juga mengembangkan komunikasi dengan sejumlah tokoh dari jejaring mikroskopi internasional. Di antaranya Prof. Dr. Hing Hiang Lian, President of ASEAN–China Society for Electron Microscopy (ACSEAM), serta Mr. Tay Khoon Yang (KK Tay), CEO Hi-Tech Instruments Sdn. Bhd., Malaysia. Hubungan dengan komunitas regional membuka peluang untuk menjajaki pertukaran pengetahuan, pengembangan kompetensi, pengenalan teknologi, dan kerja sama antarlembaga. Namun, nilai penting dari jejaring tersebut bukan hanya jumlah kontak yang diperoleh. Yang lebih penting adalah bagaimana hubungan dapat berkembang menjadi kegiatan yang bermanfaat. Misalnya melalui pelatihan teknis, pertukaran pengalaman pengelolaan laboratorium, forum teknologi, demonstrasi instrumen, serta pertemuan antara penyedia solusi dan industri pengguna.
DARI NETWORKING MENUJU KOLABORASI
TENDER INDONESIA dan FSII memiliki peluang berperan sebagai penghubung antara komunitas ilmiah, penyedia teknologi, dan perusahaan industri yang membutuhkan kemampuan karakterisasi material.
PESAN UTAMA Pertemuan internasional menjadi semakin bernilai ketika hubungan yang terbangun dapat ditindaklanjuti menjadi pertukaran pengetahuan, pengembangan kemampuan, dan peluang kerja sama.
Bersambung: Menghubungkan Teknologi dengan Peluang Industri.