PEMBANGUNAN KAPAL BARU DAN KEBUTUHAN BAJA NASIONAL
Industri galangan kapal Indonesia memiliki estimasi kebutuhan baja dan profil sebesar 401.763 ton untuk pembangunan kapal baru berdasarkan paparan Ditjen ILMATE Kementerian Perindustrian. Kebutuhan terbesar berasal dari pembangunan 275 unit barge/tongkang dengan konsumsi baja sekitar 352.570 ton. Berikutnya 135 unit tug boat membutuhkan 29.025 ton, 13 kapal penumpang 11.050 ton, dua tanker 5.118 ton, dan dua kapal general cargo 4.000 ton.
Dominasi tongkang dan tug boat mencerminkan keterkaitan industri galangan dengan kegiatan pengangkutan komoditas, pertambangan, perkebunan, logistik antarpulau, serta pelayanan pelabuhan. Pembangunan armada tersebut melibatkan kebutuhan pelat baja kapal, profil struktural, pipa, peralatan dek, sistem propulsi, kelistrikan, instrumentasi, pengecatan, hingga jasa fabrikasi dan pengujian. Data Kemenperin tersebut merupakan estimasi kebutuhan berdasarkan asumsi jumlah pembangunan kapal, bukan realisasi kontrak pembangunan seluruh kapal.