RUBRIK VOLUME 139 :
 
o TENDER UPDATE SELASA
o TENDER UPDATE RABU
 
PRODUCT & TECHNOLOGY
DI BALIK DRONE, ADA EKOSISTEM INDUSTRI TEKNOLOGI TINGGI
Dari Struktur Pesawat hingga Elektronika, Software dan Sistem Kendali



Sebuah drone mungkin terlihat sederhana dibandingkan pesawat berpenumpang. Namun, kemampuan terbang otomatis membutuhkan integrasi teknologi mekanika, elektronika, komunikasi, perangkat lunak, dan navigasi yang kompleks.
Indonesia telah memiliki sejumlah pelaku industri dan lembaga riset dengan kompetensi berbeda.


PETA PELAKU DAN KOMPETENSI

Pelaku| Kompetensi atau pengembangan
PT Dirgantara Indonesia| Desain pesawat, aerostructure, integrasi UAV, pengujian
BRIN| Riset aeronautika, kendali penerbangan, telemetri, pengembangan UAV
PT Len Industri| Elektronika pertahanan, komunikasi dan integrasi sistem
FROGS Indonesia| Pengembangan drone listrik, drone penumpang dan aplikasi komersial
VELA Aero| Desain dan pengembangan pesawat eVTOL/hVTOL
Guangzhou Haige| Mitra pengembangan sistem tanpa awak, komunikasi dan Counter-UAS bersama PTDI


Kompetensi tersebut tidak berarti seluruh teknologi atau komponen UAV sudah diproduksi secara lokal.


LIMA KELOMPOK TEKNOLOGI YANG MENENTUKAN

1. Struktur dan Material
Komposit, aluminium aerospace, carbon fiber, machining presisi, serta proses manufaktur dan pengujian struktur.

2. Propulsi dan Energi
Mesin, motor listrik, baterai, pengelolaan energi, serta sistem pendinginan dan keselamatan.

3. Navigasi dan Kendali
Flight Control Computer, sensor inersia, navigasi satelit, autopilot, serta sistem pengendalian dari darat.

4. Komunikasi dan Sensor
Data link, antena, telemetri, kamera, radar, dan perangkat pengolahan informasi.

5. Pengujian dan Sertifikasi
Ground test, flight test, laboratorium elektronika, pengujian lingkungan, kalibrasi, dan evaluasi keselamatan.



SOROTAN INDUSTRI
Peluang pengembangan industri nasional tidak hanya berada pada perusahaan pembuat drone.
Perusahaan machining, fabrikasi, elektronika, engineering, software, material, dan laboratorium juga berpotensi masuk ke dalam rantai pasok. Pertanyaan terpenting bagi pengembangan industri adalah: komponen mana yang sudah mampu dibuat di Indonesia, mana yang masih diimpor, dan teknologi apa yang realistis untuk dikembangkan bersama?
Di sinilah kolaborasi antara produsen UAV, lembaga riset, dan industri komponen nasional menjadi semakin penting.

Gallery Album

 
All Rights Reserved © Copyright 2024 PT. Tender Indonesia Commercial, design by AbelPutra.com