RUBRIK VOLUME 139 :
 
o TENDER UPDATE SELASA
o TENDER UPDATE RABU
 
PRODUCT & TECHNOLOGY
MELIHAT YANG TAK TERLIHAT, MEMAHAMI YANG TAK TERBAYANGKAN
Teknologi Mikroskopi Elektron dan Karakterisasi Maju untuk Penguatan Industri Indonesia
Kemajuan teknologi karakterisasi memungkinkan para peneliti memahami struktur material pada skala yang sebelumnya sulit diamati. Melalui Scanning Electron Microscopy (SEM), peneliti dapat mengamati morfologi permukaan, struktur mikro, retakan, dan cacat material. Transmission Electron Microscopy (TEM) memungkinkan pengamatan struktur internal material pada resolusi sangat tinggi, hingga skala atomik pada instrumen tertentu.

Cryogenic Electron Microscopy (Cryo-EM) membantu penelitian struktur protein dan kompleks molekuler yang penting bagi biologi struktural. Sementara X-ray Microscopy dan Micro-CT memungkinkan rekonstruksi struktur internal objek secara tiga dimensi, sering kali tanpa merusak sampel. Teknologi Atom Probe Tomography (APT) dapat digunakan untuk memetakan distribusi unsur kimia secara tiga dimensi pada skala mendekati atomik. Kelima pendekatan tersebut memiliki fungsi berbeda, tetapi saling melengkapi.


KEMAMPUAN INDONESIA TERUS BERKEMBANG

Dalam International Symposium on Electron Microscopy 2026, sejumlah fasilitas dan kemampuan nasional diperkenalkan.



  • Dr.-Ing. Arbi Dimyati, Presiden InaSM, berperan dalam pengembangan komunitas mikroskopi dan Cryo-EM Laboratory BRIN.

  • Dr.-Ing. Fadli Rohman, Ketua Panitia Simposium, terkait dengan Materials Electron Microscopy Laboratory BRIN.

  • Dr. Fourier Dzar Eljabbar Latief dari ITB memperkenalkan perkembangan X-ray Microscopy dan Micro-CT di Indonesia.

  • Fitria Dwi Ayuningtyas, Ph.D., dari Scientific Imaging Center ITB, turut terlibat dalam pengembangan ekosistem pencitraan ilmiah.

  • Dari Jerman, Prof. Joachim Mayer, RWTH Aachen University dan Ernst Ruska-Centre, memaparkan integrasi TEM beresolusi tinggi dengan Atom Probe Tomography untuk menghubungkan informasi struktur atom dan komposisi kimia material.

  • Dalam buku program juga dijelaskan perkembangan fasilitas X-ray Microscopy di Indonesia, termasuk ITB, BRIN, Universitas Jember, Universitas Indonesia, LEMIGAS, dan fasilitas layanan industri.




APLIKASI LINTAS INDUSTRI



  • Baja dan manufaktur: analisis struktur mikro, cacat, kualitas, dan keandalan material.

  • Baterai dan energi: penelitian elektroda, perubahan struktur, serta mekanisme degradasi.

  • Migas dan energi: analisis batuan, reservoir, korosi, dan komponen industri.

  • Elektronik dan semikonduktor: karakterisasi struktur material untuk pengembangan perangkat presisi.

  • Life science dan bioteknologi: penelitian protein, virus, biomaterial, serta struktur biologis.



Namun, ketersediaan peralatan tidak otomatis menghasilkan inovasi. Diperlukan tenaga ahli, metode pengujian, kemampuan interpretasi data, pemeliharaan instrumen, dan akses bagi pengguna industri.

PESAN UTAMA

Indonesia telah membangun kemampuan untuk melihat struktur material yang sangat kecil. Tantangan berikutnya adalah menghubungkan kemampuan tersebut dengan kebutuhan nyata industri.


BERSAMBUNG — HALAMAN 3
Failure Analysis: Ketika Material Gagal, Ilmu Pengetahuan Harus Menemukan Penyebabnya.


Bulletin PROJECT PRENEUR yang dirilis TENDER INDONESIA
TENDER INDONESIA × FSII

Gallery Album

 
All Rights Reserved © Copyright 2024 PT. Tender Indonesia Commercial, design by AbelPutra.com