YOHANES SARTONO Business Development Manager — PT Cahya Aroma Inti
DARI KOPI INDONESIA → TEKNOLOGI ROASTING → PRODUK BERNILAI TAMBAH → PASAR LEBIH LUAS
UPDATE: 27 OKTOBER 2026
PT Cahya Aroma Inti merupakan pelaku industri kopi asal Tangerang yang mengembangkan bisnisnya tidak hanya pada produk minuman kopi, tetapi juga menyentuh teknologi pengolahannya.
APA YANG DIJUAL? KOPI SH - Produk kopi berbasis Robusta yang dikembangkan menjadi produk bernilai tambah dengan brand dan identitas lokal Tangerang. GUSTAM HOT AIR COFFEE ROASTER - Mesin roasting kopi berbasis teknologi hot air yang dikembangkan sebagai bagian dari teknologi pengolahan kopi lokal.
Artinya, bisnis yang dikembangkan memiliki dua kekuatan: COFFEE PRODUCT + COFFEE PROCESSING TECHNOLOGY
PRODUKNYA BISA MASUK KE MANA? KOPI SH → Retail & Toko → Café & Coffee Shop → Hotel & Restaurant → Corporate Gift & Hampers → Distributor & Reseller → Marketplace → Pasar Nasional → Potensi Pasar Ekspor
GUSTAM COFFEE ROASTER → Coffee Roastery → Café & Coffee Shop → UMKM Pengolahan Kopi → Kelompok & Koperasi Petani → Industri Pengolahan Kopi → Pelaku Usaha / Brand Kopi
INOVASINYA DI MANA? Yang dikembangkan bukan sekadar menjual kopi. Perjalanannya menunjukkan bagaimana komoditas kopi dapat dibawa menjadi produk bernilai tambah, diperkuat dengan teknologi roasting lokal, dibangun menjadi sebuah brand, lalu diarahkan menuju pasar yang semakin luas. BIJI KOPI INDONESIA ↓ HOT AIR ROASTING TECHNOLOGY ↓ PROCESSING ↓ KOPI SH ↓ BRANDING & LOCAL IDENTITY ↓ RETAIL • HORECA • B2B • DISTRIBUTOR ↓ NATIONAL & GLOBAL MARKET
KENAPA DIBERIKAN AWARD? Yohanes Sartono bersama PT Cahya Aroma Inti menunjukkan bahwa nilai kopi Indonesia tidak harus berhenti pada penjualan bahan baku atau kopi bubuk. Melalui Kopi SH, komoditas kopi dikembangkan menjadi produk bernilai tambah dengan identitas lokal. Sementara pengembangan Gustam Hot Air Coffee Roaster memperluas inovasi dari produk akhir menuju teknologi proses yang mendukung industri kopi itu sendiri. Inilah yang membuat pencapaiannya menarik: inovasi menyentuh produk, proses produksi, teknologi, branding hingga pengembangan pasar.
KOPI → TEKNOLOGI → VALUE ADDED PRODUCT → BRAND → MARKET EXPANSION Atas pencapaian inovasi tersebut, FSII — FORUM SINERGI INOVASI INDUSTRI bersama TENDER INDONESIA memberikan AGRO & FOOD INDUSTRY INNOVATION AWARD 2026
kepada YOHANES SARTONO PT CAHYA AROMA INTI sebagai apresiasi atas kontribusinya dalam pengembangan produk kopi, teknologi pengolahan lokal, peningkatan nilai tambah komoditas agro, penguatan brand lokal serta perluasan daya saing industri kopi Indonesia.PT Teras Rempah Nusantara DARI REMPAH & JAMU INDONESIA MENJADI PRODUK MODERN BERNILAI TAMBAH UPDATE: 27 OKTOBER 2026
Indonesia memiliki kekayaan jahe, kunyit, temulawak, kelor, pandan, serai, rosella, bunga telang hingga secang. Tantangannya bukan hanya menghasilkan rempah, tetapi bagaimana kekayaan tersebut naik kelas dari bahan baku menjadi produk bernilai tambah yang dapat diterima pasar modern. Di sinilah peran Norita Ang melalui PT Teras Rempah Nusantara menjadi menarik.
APA YANG DIJUAL? Melalui Alami by Mader dan Chamu, kekayaan botanical dan rempah Indonesia dikembangkan menjadi: Herbal Tisane • Specialty Tea • Modern Jamu • Instant Herbal Powder • Indonesian Spiced Coffee Bahan bakunya mencakup: Jahe • Kunyit • Temulawak • Kelor • Pandan • Serai • Rosella • Bunga Telang • Secang • Botanical Indonesia
BARANGNYA BISA KE MANA? PETANI & BOTANICAL INDONESIA ↓ PROCESSING & FORMULATION ↓ HERBAL & FUNCTIONAL BEVERAGE ↓ BRANDING & MODERN PACKAGING ↓ RETAIL • HOTEL • RESTAURANT • CAFÉ • WELLNESS ↓ DISTRIBUTOR • PRIVATE LABEL • IMPORTER ↓
GLOBAL MARKET Artinya, bisnis yang dikembangkan bukan sekadar menjual jamu atau rempah. Teras Rempah membangun jalur dari hasil pertanian → pengolahan → formulasi → produk jadi → branding → B2B/private label → pasar yang lebih luas.
DI MANA INOVASINYA? Nilai inovasinya terletak pada upaya membawa warisan jamu dan botanical Indonesia ke format produk yang lebih modern, praktis, bernilai tambah dan market-ready. LOCAL FARMING → PRODUCT INNOVATION → VALUE ADDED → GLOBAL MARKET Rempah tidak berhenti sebagai raw material. Jamu tidak berhenti sebagai produk tradisional. Keduanya dikembangkan menjadi value-added agro & food products yang dapat masuk ke industri F&B, hospitality, wellness, retail, private label hingga pasar internasional.
KENAPA NORITA ANG DIBERIKAN AWARD? Karena inovasi yang dibangun mempertemukan pertanian Indonesia, warisan jamu, pengolahan pangan, inovasi produk, branding dan perluasan akses pasar dalam satu rantai nilai. Upaya tersebut menunjukkan bagaimana kekayaan agro Indonesia dapat ditingkatkan nilai ekonominya, sekaligus dikemas menjadi produk modern yang membawa identitas botanical Indonesia kepada konsumen yang lebih luas. ATAS PENCAPAIAN INOVASI TERSEBUT,
FSII — FORUM SINERGI INOVASI INDUSTRI bersama TENDER INDONESIA memberikan penghargaan AGRO & FOOD INDUSTRY INNOVATION AWARD 2026
kepada NORITA ANG Founder — PT Teras Rempah Nusantara sebagai apresiasi atas kontribusinya dalam mendorong hilirisasi rempah dan herbal Indonesia, mentransformasikan warisan jamu menjadi produk modern bernilai tambah, serta membangun jembatan dari kekayaan agro lokal menuju pasar nasional dan global. “BUKAN SEKADAR MENJUAL REMPAH — TETAPI MENAIKKAN NILAI REMPAH INDONESIA.”