ENI Peri Mahakam Limited bersama Searah East Sepinggan Limited menyiapkan Mobile Offshore Drilling Unit (MODU) untuk campaign deepwater yang ditargetkan mulai Q1 2027 selama sekitar 6 bulan. Proyek ini penting karena satu rig akan digunakan untuk pekerjaan dengan tujuan berbeda: mencari resource baru sekaligus menangani kebutuhan drilling dan produksi pada aset yang sudah dikembangkan.
Campaign mencakup empat well operations. Lele-1 di WK Peri Mahakam merupakan exploration well yang akan menguji apakah prospek tersebut memiliki akumulasi hidrokarbon yang cukup penting untuk dilanjutkan ke tahap appraisal. Di WK East Sepinggan, ENI merencanakan Merakes East-2 Dir ST01 untuk pekerjaan drilling/sidetrack, sedangkan Merakes-3 ST dan Merakes-6 ST akan menjalani Water Shut-Off. Dua pekerjaan terakhir menunjukkan bahwa campaign tidak hanya mengejar tambahan resource, tetapi juga menangani unwanted water production untuk menjaga performa existing wells.
Karakter pekerjaan tersebut menjelaskan mengapa ENI membutuhkan deepwater floating MODU dengan kemampuan operasi pada water depth 400–2.000 meter, DP3, drilling dan well testing serta single/dual activity. MODU harus mampu mempertahankan posisi secara presisi ketika terhubung dengan sistem subsea sekaligus menyediakan redundansi yang diperlukan untuk operasi deepwater. Karena itu ENI mensyaratkan rig dalam kondisi operating atau warm-stacked, bukan cold-stacked, sehingga risiko reactivation menuju campaign dapat ditekan.
Tantangan proyek berikutnya adalah menyatukan seluruh kesiapan menuju first spud. Rig yang tersedia belum berarti sumur dapat langsung dibor. Mobilization dan acceptance MODU harus bertemu dengan kesiapan well material, subsea equipment, drilling services, marine logistics dan regulatory approval. Dengan target Q1 2027, keterlambatan satu komponen critical dapat membuat rig menunggu dan meningkatkan biaya campaign.
Skala ekonominya juga lebih besar daripada kontrak rig. Procurement estimate MODU yang teridentifikasi sekitar US$45,96 juta, sementara drilling fluids, cementing, DD/MWD/LWD, wireline, tubular/casing, subsea wellhead, ROV, well testing dan marine support berada di sekitar rig sebagai bagian dari keseluruhan campaign. Paket yang telah teridentifikasi membawa economic footprint sedikitnya sekitar US$82,6 juta, tetapi angka ini belum merupakan total AFE karena beberapa logistics, fuel, mobilization/demobilization dan specialist services masih perlu dikonfirmasi.
PROJECT SIGNIFICANCE
Lele-1 menjadi decision point penting. Jika hasil exploration menunjukkan discovery yang material, proyek dapat bergerak menuju appraisal dan membuka kebutuhan drilling berikutnya. Pada saat yang sama, hasil pekerjaan Merakes akan menunjukkan seberapa jauh ENI perlu melanjutkan development atau intervention untuk mempertahankan produksi East Sepinggan.
«Dengan demikian, tender MODU ini bukan sekadar penyewaan rig ±6 bulan. Proyek ini merupakan satu deepwater campaign yang menghubungkan exploration Lele dengan drilling dan production sustainment Merakes. Nilai strategis berikutnya ditentukan oleh hasil Lele-1, efektivitas pekerjaan Merakes, dan apakah empat operasi awal berkembang menjadi follow-on drilling campaign.»
RETRIEVAL TARGET: actual rig days & sequence • total campaign AFE • hasil/target resource Lele-1 • optional wells • extension/follow-on campaign
Selengkapnya akses di www.Tender-Indonesia.com Untuk membership maka silahkan hub :
1. Laras (+62 821-2561-2004) 2. Adi Wicaksono (+62 812-8083-9828)
Atau daftar membership online di : https://tender-indonesia.com/m/register.php