Securing Automation, Robotics & Smart Manufacturing INDONESIA INDUSTRY ENHANCEMENT
KEHADIRAN BSSN DALAM DELEGASI INDUSTRI Partisipasi Andri Tri Prasetyo dari Direktorat Keamanan Siber dan Sandi Industri, BSSN, menghadirkan dimensi penting dalam eksplorasi modernisasi industri nasional. Ketika mesin, robot, sensor, dan sistem kendali produksi semakin terhubung, risiko keamanan siber tidak lagi terbatas pada komputer kantor, tetapi juga dapat memengaruhi kontinuitas operasional pabrik.
SISTEM INDUSTRI YANG PERLU DIPERHATIKAN 1. INDUSTRIAL ROBOTICS Robot produksi yang terhubung dengan controller, jaringan pabrik, dan sistem monitoring.
2. PLC & SCADA Programmable Logic Controller dan Supervisory Control and Data Acquisition yang mengendalikan serta memantau proses industri.
3. INDUSTRIAL IoT Sensor, perangkat komunikasi, dan sistem pengumpulan data yang terhubung ke jaringan.
4. IT–OT INTEGRATION Integrasi sistem teknologi informasi perusahaan dengan Operational Technology pada fasilitas produksi.
5. REMOTE ACCESS & MAINTENANCE Akses jarak jauh untuk monitoring, pemrograman, troubleshooting, dan pemeliharaan mesin.
RISIKO YANG RELEVAN BAGI OPERASIONAL INDUSTRI - Penghentian produksi akibat gangguan sistem kendali. - Akses tidak sah terhadap mesin dan jaringan industri. - Manipulasi data proses dan parameter produksi. - Gangguan komunikasi antarmesin. - Kebocoran informasi teknis dan data produksi. - Risiko keselamatan akibat terganggunya fungsi kendali.
AGENDA EKSPLORASI BERSAMA PEMANGKU KEPENTINGAN
OT SECURITY ASSESSMENT Memetakan sistem kendali dan jaringan industri yang memerlukan perlindungan.
INDUSTRIAL CYBERSECURITY COMPETENCY Menjajaki kebutuhan pengembangan kompetensi engineer, operator, tim IT, dan personel OT.
PELUANG PROGRAM LANJUTAN Forum teknis keamanan siber industri, industrial visit berbasis smart manufacturing, diskusi IT–OT, serta eksplorasi solusi cybersecurity bersama perusahaan teknologi dan manufaktur.
INDUSTRI YANG SEMAKIN OTOMATIS MEMBUTUHKAN SISTEM OPERASIONAL YANG SEMAKIN AMAN DAN ANDAL.