Saat ini di Tanjung Selor sudah beroperasi pembangkit gas, hanyasaja saat ini masih bahan bakar minyak mengingat kebutuhan volume gas yang masih kecil sehingga belum ekonomis untuk digasifikasi.
Maka kedepan direncanakan tambahan pembangkit gas baru di Tanjung Selor (PLTG Kaltara 100 MW), Tarakan III-49 (PLTMG tarakan) dan di Nunukan (PLTMG Nunukan 10 MW), dengan adanya tambahan gas tersebut, maka nilai keekonomian gasifikasi di Kaltara menjadi lebih baik dan di targetkan gasifikasi gas dapat terealisasi pada tahun 2027.
Rencana gasifikasi Kaltara menggunakan Metode Penyimpanan Isotank yang ditransportasikan via laut menggunakan landing craft tank (LCT) dan via darat menggunakan trucking, serta Pembangunan fasilitas regasifikasi di lokasi pembangkitan. Selain menggunakan isotank tersebut terdapat juga opsi penggunaan gas wellhead di sekitarTanjung Redep (Sumur Suoth Benggala II). Jika menggunakan opsi gas ini maka lokasi pembangkit perlu disesuaikan mendekati sumber gas, namun secara sistem pemindahan pembangkit ini menjadi lebih baik karena cakupan suplai daya reaktif yang lebih baik.
Gallery Album
Dua Opsi Proyek Gasifikasi Regional Kalimantan
Petrindo menawarkan solusi teruji untuk penyaringan air di berbagai industri seperti pembangkit listrik, pabrik desalinasi, pengolahan air kota, dan pabrik LNG. Mitra kami, Beaudrey dari Perancis memiliki pengalaman lebih dari 100 tahun dalam menyediakan solusi yang dirancang khusus untuk meningkatkan kapasitas penyaringan.